JAKARTA -- Situs porno yang menyebar di dunia maya ternyata menjadi ancaman serius bagi dunia pendidikan. Bahkan sekolah yang menjadi tempat siswa mempelajari dan mempraktikan internet tak bisa menangkal serangan situs amoral tersebut.
''Sekolah jelas tak bisa menangkal karena ada 1,3 miliar halaman situs porno yang tersedia lewat jaringan internet,'' ungkap Romy Satria Wahono, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada acara diskusi bertajuk 'Siapkah Sekolah Menerima Internet?' di Jakarta, Kamis (27/12).
( )
------------------------------------------------------
Sumber: Republika Online
Jumat, 28 Desember 2007
Siapkan Sekolah Menerima Internet?
by Romi Satria Wahono
"Menariknya, Indonesia dengan penetrasi Internet yang relatif rendah (8%), tapi memiliki nama yang terang benderang dalam dunia cybercrime Ini sebenarnya karena anak muda kita punya potensi yang bagus, tapi kurang adanya ajang untuk berkompetisi secara legal. Sedangkan pornografi sendiri bisa dicegah dengan tiga cara: hukum, teknologi dan socio-culture. Hukum dan teknologi relatif kurang efektif, dan boleh dikatakan bahwa pendekatan socio-culture, yaitu dengan membuat sang anak sibuk di Internet dengan berbagai penugasan dan kegiatan kreatif adalah solusi terbaik".
Keterbatasan konten hambat penerapan e-learning
Situs Porno di Sekolah Tak Bisa Dihancurkan
Pelajar Penggemar Situs Porno Meningkat
Operasi Situs Porno Hanya Bisa dicegah Dengan Bantuan Sekolah
60 Persen Kunjungi Situs Porno
Membaca: "Siapkan Sekolah Menerima Internet?"
Romi Satria Wahono
|