Education TechnologyIndonesian Educatione-Education (Internet & e-Learning)Global Education MentorsSoutheast Education NetIndonesian Research EnginesInternational Curriculum Schools
Education Technology
To Main PageDo We Want To Know?Education Technology MarketingDo We Need Education TechnologyInternet Enters SchoolsL/Teaching & Technology
 Home & Situs Jaringan
 Database Teknologi TIK
 Berita Teknologi TIK
 Informasi Baru
 Tentang Kami
 Resources/Articles/Data
  
Komputer
Pendidikan dan Komputer
Lembaga/Sekolah Komputer
Pelayanan IT / Komputer
Software Komputer
Hardware Komputer
Teknologi Terkait
Pesan dari Lapangan

Internet
Pendidikan dan Internet
Kiat Mendapatkan Dana
Pelayanan Desain Website
Pelayanan Website Hosting
Internet Service Provider
WAN Kota & Desa

Homepage
Membuat Homepage
HTML & JAVA

Teknologi Belajar
Garis Besar
Peralatan Audio-Visual
Bahan Audio-Visual
Lab IPA dan Komputer

Laboratorium Bahasa
Pendahuluan
Masalah2 Lab Bahasa
Model Baru
Model LabB/Self-Access
Manual LabB UpGrade
Perawatan Preventif
Model Bahan Sedehana
Suplier Lab Bahasa

WW-Web
Teknologi Pelajaran
Sumber Bahan Guru
MOO-MOO Pendidikan
Direktori Web
Mengajar K-12
Organisasi
Conferensi
Majalah
Papers

Belajar Jarak Jauh
Desain Bahan Pengajaran

Language Learning
Menggunakan Web
Sumber Bahasa Indonesia

CALL
Computer Aided Language Learning
Hal-Hal Umum
Sumber-Sumber / Informasi
Contoh-Contoh di Web

Lain-Lain
Ikut Forum Komputer
Links Pendidikan
Forum Pendidikan

  
 E-Mail Pendidikan Gratis
  
Nama:
Panggilan:

Nama@Pendidikan.zzn.com
Login:
Password:

Nama@Pendidikan.zzn.com
  
 Belajar di Luar Negeri
  



  
 Penerbangan Indonesia
  
Penerbangan di Indonesia

  
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

Ilmu Teknologi Pendidikan

Isu-Isu Teknologi Pendidikan

Di dunia pendidikan retorika mengenai pentingnya teknologi (teknologi pendidikan) dalam Kegiatan Belajar / Mengajar (KBM) muncul hampir setiap hari (Disebut retorika karena biasanya tidak ada bukti yang ditunjukkan).

Mengapa begitu? Karena pendidikan termasuk industri yang paling besar di dunia. Jadi untuk manufakturer atau distributor produk atau jasa teknologi, pendidikan adalah pasaran yang sangat menarik.

Seharusnya ini tidak sebagai masalah kalau produk-produk dievaluasikan dan diuji coba di dunia pendidikan oleh Ilmuwan/ti Teknologi Pendidikan sebelum retorikanya masuk ke sekolah-sekolah, kampus, atau lembaga pendidikan. Tetapi sering ada tokoh pendidikan yang ingin supaya beliau kelihatan "modern" mengulangkan retorika dari manufakturer atau distributor, tanpa evaluasi (applicative atau situational) dari Ilmuwan/ti Teknologi Pendidikan.

Ilmuwan/ti Teknologi Pendidikan harus menimbang keadaan di lapangan. Apakah keadaan di lapangan (infrastruktur) sudah siap untuk menggunakan teknologi ini? Apakah bahan untuk menggunakan teknologi ini sudah siap dan dapat diakses oleh semua praktisi pendidikan di lapangan? Bahan harus duluan sebelum teknologinya! Apakah alokasi anggaran ke teknologi ini tidak akan merugikan banyak pengajar di lapangan yang mempunyai kebutuhan teknologi yang sederhana untuk melaksanakan pendidikan yang bermutu?

Apa dampaknya di lapangan di dunia pendidikan? Misalnya kalau ada Menteri Teknologi atau Pendidikan yang mengumumkan bahwa teknologi baru (tertentu) adalah solusi untuk meningkatkan mutu pendidikan, bagaimana perasaan guru-guru di lapangan yang mimpinya masih adalah mempunyai sambungan listrik ke sekolahnya, atau ruang kelas yang tidak bocor, atau papan tulis yang dapat digunakan? Mereka tidak dapat membayangkan bahwa mereka dapat menggunakan teknologi ini? Apakah dampaknya positif? Apakah pengumuman begini akan meningkatkan semangat guru-guru untuk mengajar sebaik mungkin dalam keadaannya?

Padahal Teknologi Pendidikan hanya sebagai "beberapa macam alat yang MUNGKIN DAPAT MEMBANTU"
Ref: Educational Technology

Ada banyak orang yang sangat ragu-ragu mengenai aplikasi teknologi dalam pendidikan:

"Those who place their faith in technology to solve the problems of education should look more deeply into the needs of children. The renewal of education requires personal attention to students from good teachers and active parents, strongly supported by their communities. It requires commitment to developmentally appropriate education and attention to the full range of children's real low-tech needs - physical, emotional, and social, as well as cognitive."

Maupun: "Computers pose serious health hazards to children. The risks include repetitive stress injuries, eyestrain, obesity, social isolation, and, for some, long-term physical, emotional, or intellectual developmental damage. Our children, the Surgeon General warns, are the most sedentary generation ever. Will they thrive spending even more time staring at screens?" Ref: Fool's Gold

Apakah kita perlu teknologi canggih untuk belejar / mengajar?

Sebetulnya tidak, kecuali kalau kita belajar atau mengajar teknologinya, misalnya kelas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK).

Apakah sebelum ada teknologi yang canggih kita tidak dapat melaksanakan pendidikan yang bermutu? Apakah kita perlu teknologi pendidikan untuk mencapaikan proses belajar/mengajar yang bermutu?

Setiap kali mengajar, tanya diri sendiri (dan guru-guru lain yang berpengalaman) Apakah saya perlu menggunakan teknologi pendidikan untuk mengajar topik ini? Kalau ya, teknologi apa yang paling cocok? Biasanya teknologi atau peraganya adalah sangat sederhana (kalau betul berbasis-kebutuhan).
Ini adalah prinsip yang "underpin" Teknologi Pendidikan sebagai Ilmu!.

Yang akan paling meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia adalah kalau kita di semua tingkat pendidikan menghidupkan/mengaktifkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), bukan isu seperti teknologi.

Kalau guru di lapangan salah menggunakan teknologi paling yang dipengaruhi adalah siswa-siswi di kelas atau sekolahnya. Yang sangat menakutkan kami adalah pemimpin di bidang pendidikan kita kelihatannya juga kurang mengerti hal-hal teknologi pendidikan dan dapat membuat keputusan yang dapat merugikan puluhan juta anak. Membaca:

Journal Pendidikan Network

"Kata Menkominfo, akses-akses informasi pada jaringan ICT tersebut, akan ditekankan pada unsur e-education (pendidikan), e-health (kesehatan), dan e-economy (ekonomi) yang dapat mengurangi gap di bidang ICT antara daerah pedesaan dan daerah perkotaan".
Tetapi ini akan sangat tergantung peran dan mutunya SDM di pemerintah, bukan?.

Kalau kita melihat teknologi yang sudah ditangani oleh pemerintah, misalnya website-website (12-1-2008):

Ref: "Dana Pendidikan 11,2% (Rp42 triliun) Mampu Bangun Jardiknas"
"Dana Aktual" & Data untuk Transparansi dan Akuntabilitas belum kelihatan!

Buku Sekolah Elektronik (BSE)
- Yang jelas percuma membuat Ebook Sekolah di Web!

- - - "Transparansi dan Pembenahan Moral" - - - Sudah waktunya!

Coba situs pemerintah yang lain di:
http://Re-SearchEngines.Com.
Apakah website-website DepDikNas adalah informatif dan mendidik?

Draft: Phillip Rekdale
15 September, 2008

Kami sedang menulis konten untuk halaman ini sekarang. Kalau anda ingin berkontribusi silakan
kontak kami

Saran / Informasi Anda

Tujuan Teknologi PendidikanApa Itu Ilmu Teknologi PendidikanIsu-Isu Teknologi PendidikanLink-Link Teknologi Pendidikan
Isu-Isu Paling Penting terhadap KBM di Indonesia

Pendidikan Network



Sedang Dibuat 9 September, 2008
Copyright © 2008

 SUARA MASYARAKAT
Latest Post
. Jurusan Teknologi Pendidi...
Latest Response
. Kiprah Sarjana Teknologi ...
 Pendidikan Kelas Dunia
  
Pendidikan Kelas Dunia
  
 Teknologi Pendidikan
  

Ilusi atau Solusi
Ilusi Atau Solusi


  
 Mencari Kerja & Survey
  

Jobs@Menganggur.Com

  
 HASIL POLL TEKNOLOGI
  
Prioritas Teknologi

  
 HASIL POLL PORNOGRAFI
  
Pornografi & Internet

  
 SURVEY SEKOLAH 2008
  

Apakah Sekolah Anda:
belum punya Internet
sudah punya Internet


  
 SURVEY GURU 2008
  

Apa Kebutuhan:
Guru Tahun 2008?
(menulis saran anda)


  
 Saran/Chat/Info Online
  


  
 Website Kami & Kegiatan
  
Sains.TV

E-Pemerintah - Menuju E-Government

Artikel-Artikel Teknologi





Mencari Lowongan
Memasang Lowongan Kerja



Mencari Beasiswa
Meminta Bantuan Beasiswa
Membantu dengan Beasiswa

Sekolah Internasional
Sekolah Nasional Plus

Keinginan Mutasi Guru & Dosen

Membaca - Mengirim Saran

Mad Scientist